Setelah meluncurkan lagu “GITAR”
sebagai single perdananya setelah resmi menjadi solois pada
20 Oktober 2017 1 tahun yang lalu, Ify Alyssa akhirnya ngeluarin single ke-2 nya nih. Pada tanggal
31 Agustus 2018 Ify akhirnya ngerilis lagu “SEIRAMA” sebagai jagoan keduanya
untuk meramaikan permusikan Indonesia.
Produksi lagu ini kembali
diciptakan oleh Ify sendiri. Untuk arransement lagu Ify mengerjakannya berdua
bersama Gerald Situmorang yang juga bertindak sebagai produser. Sedangkan untuk
Mixed oleh Eko Sulistiyo, dan Mastered by Dimas Pradipta. Dan satu lagi yang
baru dari Ify! Ify di lagu Seirama ini juga mulai memberanikan diri untuk
mengambil bagian untuk mengisi bagian musik pianonya sendiri juga lhoo...
Sedangkan bagian musik lainnya pada gitar diisi oleh Gerald, Ankadiov Subran
pada Bass, dan Jessilardus pada Drum.
Menurut cerita Ify nih, lagu
Seirama ini sudah ia buat sejak bulan Februari 2018 yang lalu. Lirik lagu yang
pertama tercetus itu adalah bagian “Kita Berdua kan senada seirama”. Dan
sepenggal bagian itulah yang kemudian Ify kembangkan menjadi sebuah lagu yang
utuh. Lagu ini juga tercipta cukup cepat. Karena menurut Ify, dia biasanya
kalau menciptakan sebuah lagu pasti gak bisa dibikin berlarut-larut lama-lama,
paling dalam beberapa hari sudah jadi gimana lirik dan melodinya. Karena
menurut Ify, kalau sudah lama sudah seminggu lebih tapi masih belum bisa
dikembangin juga lagunya, biasanya bakal dia stop dan memilih mencari inspirasi
lagu baru karena pasti udah hilang moodnya hehehe... Nah, kalo udah jadi gitu,
baru deh mulai diproduksi, diarransement dan seterusnya.
Berbeda dengan lagu Gitar yang
lebih menonjolkan akustikan, lagu Seirama kali ini musiknya lebih berwarna,
lebih upbeat, dan tak semellow Gitar. Walau dari segi lirik sebenarnya tak bisa
dibilang ceria, tapi gak mellow juga. Sudah seperti ciri khas Ify mungkin yang
terkadang lebih suka mengekspresikan lagu galau tapi gak dibikin sedih. Mungkin ala-ala lagu galau tapi gaya lebih tegar gitu hehehe..
Lagu seirama bercerita tentang
sebuah pengharapan kembali akan sebuah rasa yang tak terungkap di masa lalu
(kira-kira seperti itu, lah hehe..). Dari Ify sendiri tak ingin membatasi
pendengarnya dalam memaknai lagu ini. Dia sendiri sebenarnya ingin lagu Seirama
ini tersampaikan secara lebih universal, tak hanya terbatas soal percintaan.
Mungkin lagu ini bisa ditujukan kepada keluarga, teman, atau apapun. Semoga
teman-teman semua bisa memaknai lagu ini dengan caranya masing-masing ya!
Nah, buat yang mau denger lagunya,
di lagu Seirama ini Ify menampilkan sebuah Video Lyric yang cukup unik di akun
Youtubenya “Ify Alyssa Music” dengan Video animasi lucu gitu buatan Ariel
Victor (@ariel_victor). Kalau liat videonya sih, semacam cerita seorang gadis
dan temannya sandman. Lucu deh, yuk kita tonton sama-sama!
Lirik lagu “SEIRAMA”
Benarkah rasa tak terungkap
Adalah sebuah rahasia
Benarkah kata tak terucap
Adalah sisa masa lalu
Reff:
Detik waktu yang terus berlalu
Membuatku tuk terus menunggu
Andai saja kau kini sendiri
Kita berdua kan senada,
Seirama...
Selalu percaya pada kata hati
Kan datang saatnya kau akan
menghampiri
Ohh... Kita senada..
Dan seirama...
-----***-----
Nah itu dia cerita dari lagu
Seirama milik Ify kali ini. Lagu ini bisa didownload di seluruh flatform digital dan bisa juga direquest di radio-radio seluruh Indonesia. Jadii... Terus dengarkan dan support karya-karya dari Ify ya
teman-teman. Dan doakan juga agar albumnya segera rampung aamiiinn!
Selamat datang 2018!
Kayak baru kemaren deh kita mulai ngerjain project, "Ify Alyssa Journey," eh sekarang udah masuk tahun yang baru aja...
Hihi...
Sebelum berlanjut ke tahun kedua "Ify Alyssa Journey," yuk kita simak sama-sama kegiatan yang Ify lalui di bulan terakhir tahun 2017 kemaren.
Chek it out 😆
.
. Syuting VC #Gitar, 01-02 Desember 2017.
salah satu scene di vc #gitar
Memasuki awal bulan desember kemaren, Ify memulai kegiatan dengan syuting video klip untuk single solonya yang dirilis oktober lalu.
Ify bersama Gerald yang ikut ambil bagian sebagai model dalam video clip, dan tim dari Ruang Production, mengerjakan pembuatan video klip tersebut dalam waktu yang bisa dibilang cepet.
Cuma 1 hari.
Emang sih, berdasarkan keterangan dari Ify, konsep dari vc itu sendiri cukup simple tapi tetap mengedepankan sisi artisiknya.
Simak obrolan Ify bersama team E-News tentang behind the scene vc gitar yang tayang di 2 desember lalu berikut ini, yuk!
Happy B'day IFY!, 06 Desember 2017.
Selamat ulang tahun Ify!
Alhamdulillah, di 6 desember kemaren Ify resmi menyandang usia yang baru.
Katanya sih, "legal age," hihi...
Kalau tahun-tahun sebelumnya IFC meramaikan twitter dengan hashtag khusus untuk ulang tahun Ify, kali ini bisa dibilang cukup adem ayem 😂
Yah, yang penting sih ucapan dan doa yang tulus ya gengs 😆
Selain mendapatkan kejutan dari keluarga, dan orang terdekat,
temen-temen kampus dan sahabat-sahabat Ify di SMA juga nggak mau
ketinggalan membuat kejutan untuk Ify.
Konser 3 Dekade Ita Purnamasari, 08 Desember 2017.
Menyanyikan, cintaku yang terakhir 🎤
Mengawali minggu kedua di bulan desember kemaren, Ify mendapatkan kesempatan berharga dengan menjadi salah satu pengisi acara untuk konser musisi lawas Indonesia, Ita Purnamasari.
Nggak cuma Ify, konser ini juga diisi dengan penyanyi-penyanyi senior seperti, Ikang Fawzi, Yana Yulio, dan Dewi Gita.
Bersama seluruh pengisi acara.
Dalam konser yang juga ditayangkan di Kompas TV tersebut, Ify kebagian membawakan 2 buah lagu, Kembalilah (bukan yang single Ify di album heartbeat btw, hihi) dan Cintaku Yang Terakhir.
Simak performance Ify disini ya 😆
Perdana! Karya Instrumental Ify, 12 Desember 2017.Untuk
pertama kalinya Ify menelurkan karya yang berbeda. Kalau sebelumnya
kita semua tau Ify sudah piawai menciptakan lirik lagu, yang ini beda
lagi. Nggak pake lirik, cuma instrument. Instrument yang dibuat
bukan sembarang instrument, mengingat ini juga merupakan sebuah project
final examnya di UPH, Ify dituntut untuk bisa menyampaikan sebuah cerita
melalui instrument tanpa lirik tersebut. Kebayang dong susahnya, seperti menyampaikan maksud tanpa kata-kata. Haha...
Gimana menurut kalian?
Dompet Dhuafa's Concert, 14 Desember 2017.
Ketemu tante Ita lagi 😀
Indonesia Wakaf Summit 2017 digelar beberapa waktu lalu, dan tahun ini, Ify ikut serta meramaikan acara tersebut dengan menyanyikan lagu bunda milik Melly Goeslaw.
Ada yang hadir kemaren?
OZ Radio FM's Event, 15 Desember 2017.
Dalam rangka menyambut Hari Natal, Oz Radio Jakarta ngadain acara di
Plaza Blok M Jakarta. Sebagai special performance, Ify membawakan
beberapa lagu diantaranya, gitar, andai dia tahu, setia & best part.
Hm, best part kayaknya jadi lagu andalan Ify banget ya akhir-akhir ini
😃
Taping Pagi-Pagi Net TV, 19 Desember 2017.
Kangen liat Ify tampil di tv?
Jangan khawatir, di 19 desember kemaren, Ify melakukan syuting taping untuk program Pagi Pagi Net TV.
Kira-kira Ify bakal bahas apa disana? Kita tunggu aja tanggal tayangnya 😆
Berkunjung Ke Prambors Radio, 20 Desember 2017.
20 desember lalu, Ify main-main ke salah satu radio terbesar di Indonesia, Radio Prambors.
Untuk kepentingan apanya sih masih belum ketauan nih, gengs #eh
Yang jelas, Ify kembali melakukan taping untuk sebuah prigram di radio Prambors. Kapan tayangnya? Kita tunggu aja ya 😃
Simak juga cerita Ify tentang kedekatannya dengan sang mama, bersama Trivia.id berikut ini..
Finally! Gitar Intimate Concert Bersama Proud Project, 21 Desember 2017.
Satu lagi mimpi Ify yang bisa dia wujudkan di tahun ini.
Mengusung tema "Gitar Intimate Concert," Ify menggelar konser mini perdananya yang juga turut di support oleh Proud Project.
Hari Bersama UNAS Radio & Dreamers Radio, 22 Desember 2017.
at UNAS Radio.
Setelah berkegiatan 3 hari berturut-turut, hari ini Ify masih lanjut untuk menghibur di dua radio.
Radio UNAS menjadi tempat pertama yang Ify kunjungi. Sama dengan di radio-radio sebelumnya, Ify hadir dengan cerita dari single solonya, gitar.
Lanjut setelahnya, Ify mengunjungi salah satu mall--One BelPark, untuk menghadiri sebuah event gelaran milik Dreamers Radio.
Dalam kesempatan tersebut, Ify menyanyikan beberapa lagu, seperti gitar (pastinya 😎),
andai dia tahu, dan salah satu lagu yang sempat dia bawain di gitar intimate
concert kemaren, bloom.
MV Gitar, Rilis! 24 Desember 2017.
Akhirnya, vc perdana Ify rilis juga!
Setelah diawal rilisnya single gitar, Ify mengupload video lirik lagu tersebut, kali ini giliran music videonya yang diluncurkan.
Mengutip pernyataan Ify kepada team entertaiment news beberapa waktu lalu, konsep mv gitar ini memang sangat simple, lokasinya pun juga cuma di satu tempat.
Nah, bagaimana pendapat kalian dengan mv gitar ini, gengs? 😊
Kongkow Bareng Ify Alyssa di Okezone.com, 29 Desember 2017.
Beberapa waktu lalu, Ify mengunjungi kantor Okezone untuk interview sekaligus tapping salah satu program yang tayang di channel mereka, okezone.
Dan acara tersebut ditayangkan di tanggal 29 ini. Dalam program tersebut, Ify nggak cuma ngobrolin soal single gitarnya, tapi juga menjawab beberapa pertanyaan dari netizen, bermain games dan menyanyikan 2 buah lagu, andai dia tahu dan gitar tentunya 😆
Buat kalian yang ketinggalan tayangannya, nonton fullnya, bisa lewat link dibawah ini 😉
Wah, bulan desember kemaren jadwal Ify emang super padat. Beberapa diantaranya bahkan dilakukan secara beberapa hari berturut-turut tanpa jeda.
Semoga tahun ini bisa tetap aktif & produktif ya...
Setelah menyimak kegiatan-kegiatan Ify dibulan tearkhir 2017 kemaren, simak juga beberapa artikel tentang Ify dibulan ini yang lumayan banyak, dari soal musik, fashion sampe asmara haha...
02 desember
Cuma Pakai Satu Model Celana, Begini Cara Ify Alyssa Memadukannya Dengan Beberapa Outfit Keren. Bisa Ditiru, loh!
Tak Lagi di Blink, Ify Alyssa Belajar Jujur Pada Karya.
"Jujur kalau lagu 'Gitar' ini emang benar-benar pura dari otak aku aja,"
ujarnya saat ditemui usai konser intim 'Gitar Showcase' yang
berlangsung di Wijaya, Jakarta Selatan, Kamis (21/12/2017).
"Bahkan
aku menghindari komentar-komentar kaya, 'Nggak ah Fy kurang jualan'
atau 'Susah nih nadanya'. Aku nggak dengerin semua itu," ceritanya lagi.
"Nulis lagu dua, satu lagu mellow dan satu lagu beat. Udah kayak diatur aja, style-nya kayak gimana, aransemennya. Sempet aku buat yang aku mau, terus sempet 'Enggak ah, ini terlalu jazzy'atau gimana sampai diganti jadi girlband style Korea-korea gitu," katanya.
"Jadi kayak, 'Ah, kurang semangat' karena ujung-ujungnya diatur juga 'kan, sama mereka mau seperti apa, bukan apa yang aku mau sampein ke orang," tambahnya.
Peringati Hari Ibu, Ify A;lyssa Akui Jarang Beri Hadiah.
"Aku mengucapkan 'Selamat Hari Ibu', bilang terima kasih dan minta maaf
kalau selama ini banyak salah. Aku bilang juga kalau Mama itu selalu
jadi yang paling kuat buat aku," tuturnya.
Febby Rastanty Kaget Dengar Permainan "Gitar" Ify Alyssa.
"Terus kayak Feby, dia sempet berkomentar, 'Fy gue kaget banget, elu
berani banget sih nyoba single tuh kayak gini gue enggak nyangka. Gue
kira tuh kayak bakalan pop indo banget tapi ternyata elu cukup berani
banget yah ngambil langkah ini. Yaudah aku selalu berdoa yang terbaik
aja buat lu," imbuhnya lantas tertawa.
Ify Alyssa Harap Gerald Situmorang Kembali Terlibat di Penggarapan Album Perdana.
"Resolusi 2018 bisa rilis single kedua, bisa rilis album, konsisten
dalam bermusik. Kalau bikin album aku ingin lagu ku dia yang produserin
juga. Kemarin kan instrumental kan cuma gitar doang. Jadi menurut aku
wah ide-ide dia cukup menarik sih, aransemen yang ramai," katanya kepada
Okezone di Gedung INews Kebon Sirih, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Meskipun sudah tak lagi bersama Blink, tak menampik jika
bayang-bayang nama Blink masih melekat di belakang namanya itu. Hal itu
juga pasti dialami oleh setiap mantan anggota grup musik maupun Girl
Band dan Boy Band tenar yang memutuskan untuk hengkang. Ify tak
mempermasalahkan hal tersebut. Cucu dari aktris Farida Pasha ini
menganggap memang embel-embel itu susah dihilangkan dalam waktu sekejap.
Yang terpenting, ia tetap berkarya dengan jujur dan karakternya
sendiri. http://www.wowchannelz.com/single/wowceleb/ify-alyssa-merasa-keluar-dari-sangkar-emas
28 desember
Liburan ke Jogja, Cucu "Mak Lampir" Unggah Foto Lagi Begini. Cantikan Pemandangan atau Orangnya?
Nah, itu dia kegiatan Ify sepanjang bulan Desember 2017 kemaren. Benar-benar menutup tahun 2017 dengan produktif yaa... Sekarang sudah memasuki tahun 2018, apa resolusi teman-teman semua? Semangat terus menjalani harii di tahun 2018 semua :)
Akhir kata, support terus Ify yaa.. Terima kasih sudah ngikutin Ify Alyssa Journey sepanjang tahun 2017 ini. Sampe ketemu lagi di cerita-cerita lainnya di tahun baru ini :D
Kali ini kita mau bahas sebuah moment berharga dari Ify di penghujung tahun 2017 ini. Sejak resmi mengikrarkan diri sebagai solois lewat peluncuran single GITAR bulan Oktober 2017 kemaren, hari demi hari geliat Ify untuk membuktikan kapasitas dirinya semakin terlihat. Bisa kita liat di aktivitas Ify selama bulan Oktober-November lalu (bisa baca-baca lagi di Ify Alyssa Journey), banyak sekali kegiatan promosi dan acara-acara offair yang Ify lakukan.
Bertekad berkarya secara jujur, Ify mungkin cukup nothing to lose lagunya bakal disukai banyak orang. Single GITAR sendiri, pada awalnya Ify sendiri berpikir single ini mungkin tidak radio friendly, dalam artian mungkin bukan tipe lagu yang bakal senang orang request berkali-kali. Tapi dia tetap berusaha pede buat nunjukin karyanya. Dan Alhamdulillah, nyatanya respon dari pendengar sangat positif. Setelah promo di radio-radio sekitaran Bandung dan Jakarta, Alhamdulillah juga ternyata single GITAR bisa menembus top chart di beberapa radio, bahkan radio sekelas Radio Ardan Bandung. Pencapaian ini tentu membuat lega seorang Ify Alyssa setelah sekian waktu dibayang-bayangi berbagai kekhawatirannya dalam memulai solo karirnya. Tak ada yang lebih membahagiakan seorang musisi selain karyanya bisa diapresiasi & dinikmati masyarakat luas, kan? :)
Dan Alhamdulillah, sebuah impian Ify baru-baru ini kembali bisa terwujud. Ify akhirnya bisa membuat sebuah konser untuk menunjukkan karya-karya originalnya dan kemampuannya dalam bernyanyi dan bermusik. Memang bukan konser besar, hanya Intimate Concert, tapi ini tentu menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam perjalanan karir Ify.
Intimate Concert GITAR. Sebuah event yang dibuat oleh Ify berkerjasama dengan Trivet Sembel, pendiri Proud.Project, sebuah Komunitas "Gerakan" Proyek Sosial yang hadir dengan sebuah tujuan menyebarkan kisah-kisah positif dan inspiratif lewat Storytelling. Ify memang sebelumnya pernah diinterivew menjadi narasumber proud.project ini. Dan setelah lama tak bertemu, mereka kembali dipertemukan di istana negara dalam undangan diskusi anak muda kreatif bulan September yang lalu. Dari pertama ketemu Ify udah kagum dengan Trivet dengan segala pemikirannya. Hingga akhirnya mereka pun memberanikan diri buat berkolaborasi membuat sebuah event dengan segala ide-ide gila yang ada dibenak mereka. Ify punya karya di musik, Trivet punya project inspiratifnya, maka jadilah acara "Breaking Walls: "GITAR" Intimate Concert with Ify Alyssa". Sebuah acara yang bakal memadukan sajian musik dan mengupas sisi-sisi inspiratif seorang Ify Alyssa lewat jejak karir barunya menjadi seorang solois dan passionnya dalam bermusik. Mereka percaya, musik juga bisa menjadi sebuah "alat komunikasi" yang kuat untuk berbagi cerita.
Dan pada tanggal 21 Desember 2017 kemaren, dengan berkerjasama juga dengan Conclave dan Circledoo juga, acara yang direncanakan mereka itu akhirnya terlaksana di Conclave Wijaya. Persiapan acara ini cukup singkat, mungkin cuma sekitar 2 mingguan dari ide tercetus. Akhirnya dengan persiapan agak kilat, dg latihan yang juga tak kalah ngebut, acara ini baru dipromosikan di sosial media 4 hari sebelum acara digelar. Dengan kapasitas tempat untuk 100 orang, Alhamdulillah bisa full bocking juga. Sempet deg-degan juga nih takut yang nonton dikit hehehe... Ternyata bisa full juga, walau kalo diliat-liat kebanyakan temen-temen Ify sih hehehe... Tapi liatnya senang juga mengetahui kalau banyak orang yang mensupport apa yang tengah Ify perjuangkan. Terlihat yg hadir ada keluarga sepupu-sepupunya Ify, temen-temen SMA Al-Izhar Ify, temen-temen kampus di UPH, hingga teman-teman musisi yang sering kali Ify berbagi ilmu, seperti Ifa Fachir, Alika, Bisma, Matthew,dll, juga ada Febby teman segrubnya dulu di BLINK, semua datang untuk mesupport Ify. Dan tentunya teman-temen IFC juga yang ikut meramaikan suasana :)
Pengisi utama acara "Intimate Concert GITAR"
Acara dimulai dari jam 7.30 malam. Dibuka oleh MC, Laras dari Proud.Project, dan acara diawali oleh Event Direktor dari Conclave, Arya Prasetya, yang bercerita mengenai Conclave yang menjadikan diri sebagai wadah untuk sharing berbagai ilmu dan cerita dari berbagai kalangan. Kemudian acara disambung oleh Trivet Sembel, Co-Founder/CEO Proud Project. Pertama dia berbagi cerita tentang latar belakang proud project. Setelah itu barulah Ify masuk untuk ngobrol-ngobrol seru bareng Trivet.
Banyak pertanyaan yang diajukan Trivet kepada Ify. Diantaranya perihal lagu GITAR seperti apa yang menjadi inspirasi lagu gitar dan makna lagu itu sendiri. Seperti yang sudah pernah kita bahas juga dipostingan GITAR, kurang lebih jawaban Ify sama sih. Kalau lagu gitar itu diciptakannya ngalir aja, saat dia lagi coba-coba menciptakan lagu dengan gitar. Dan lagu gitar itu sendiri bercerita tentang seseorang yang mengenang masa lalu yang menurutnya indah, walau bukan berarti dia terpaku dengan masa lalu, karena hidup itu harus dijalani terus.
Soal menciptakan lagu Ify mengungkap bahwa yang tengah dia usahakan kini adalah bagaimana agar bisa terus konsisten bikin lagu. Yang terpenting adalah melakukan apa yang dia sukai.
Interview w/ @Proud.project
Interview Ify bareng proud.project semakin seru dengan pertanyaan-pertanyaan dari Trivet dan juga audiens yang semakin serius nih. Ify ditanya persoalan seperti hal-hal apa yang membuat dia sulit untuk konsisten bermusik selama ini, serta faktor apa yang membuat dirinya tak bisa berkarya secara jujur. Ify juga dibrondong pertanyaan soal keputusannya memilih jalur indie dan meninggalkan mayor label yang sempat membesarkan namanya.
Ify disini mulai lebih banyak bercerita secara intim. Selama 6 tahun belakangan ini, dia sempat merasa menjadi orang yang kurang produktif. Itu adalah masa-masa disaat dia sempat menjalani kehidupan stripping sinetron berkepanjangan. Dia merasa saat itu konsentrasinya benar-benar terpecah. Aktivitas syuting setiap hari yang dijalaninya dari sepulang sekolah sampai malam bahkan sampai pulang pagi, ternyata terasa begitu buruk bagi Ify. Ini membuat dia gak cuma menjadi kurang produktif bermusik, tapi juga membuat dia jauh dari teman-teman dan keluarganya karena kurangnya waktu untuk bisa berkomunikasi. Belum lagi cap orang-orang yang jadi lebih mengenal dia sebagai pemain sinetron, membuatnya cukup menyesalkan hal itu.
"Kira-kira SMP kelas dua, sempat buyar karena ikut stripping, main sinetron, main film. Jadi kadang, mindset orang kadang ngecap gue kayak, 'Oh, ini pemain sinetron atau apa'. Itu moment-moment di mana gue merasa agak kurang konsisten sih" - Ify.
Meskipun dulu aktivitas syutingnya masih ada berkaitan dengan musik, seperti saat dirinya diminta membuat lagu untuk soundtrack sinetron dan pembuatan album, namun Ify merasakan bahwa musiknya sering kali gak sesuai dengan apa yang dia mau. Dia merasa mendapat tekanan dalam berkarya.
Misal saat dulu dia diminta membuat sountrack sinetron, dia diminta membuat lagu yang agak ngebeat biar lebih easy listening. Walau lagu tipikal seperti itu bukan 'Ify banget', tapi Ify tetap mencoba membuatnya. Setelah jadi, dia kasih dengar ke yang minta, ternyata dibilang liriknya terlalu puitis dan sulit dihapal. Ify disuruh membuat lagu yang lebih simple dengan jenis musik dan lirik yang diulang-ulang biar orang mudah hafal, sesuai kehendak si peminta. Dan disana Ify langsung angkat tangan, karena itu bener-bener bukan yang dia mau. Ify tak mau dia mengerjakan lagunya setengah hati dan dia menjadi tak jujur dengan karyanya.
"Nulis lagu dua, satu lagu mellow dan satu lagu beat. Udah kayak diatur aja, style-nya kayak gimana, aransemennya. Sempet aku buat yang aku mau, terus sempet 'Enggak ah, ini terlalu jazzy'atau gimana sampai diganti jadi girlband style Korea-korea gitu. Akhirnya jadi kayak, 'Ah, kurang semangat' karena ujung-ujungnya diatur juga 'kan, sama mereka mau seperti apa, bukan apa yang aku mau sampein ke orang," - Ify Alyssa
Ify dan Trivet Sembel
Dan bagaimana pandangan Ify soal mayor label yang mungkin karena lebih money oriented, makanya ngikutin selera pasar. Apakah Ify sendiri maunya berkarya mengikuti selera yang orang mau atau berkarya sesuai yang Ify mau aja?
Menurut Ify mayor label itu enaknya semua udah diurusin dan disiapin. Mulai dari dana, konsep, dll. Pokoknya taunya tinggal nyanyi aja. Nah, kalau indie itu menurut Ify kita harus tau musiknya mau jadi seperti apa sendiri. Konsepnya segalanya harus dimulai dari 0 juga. Tapi walau dikerjakan secara mandiri, buat Ify jalur indie memberi dia kesempatan untuk bisa berkarya secara lebih jujur. Jadi Ify kembali menegaskan kalau dari awal dia solo, dia memang mau berkarya secara lebih jujur, dan mungkin sejauh ini jalur indie inilah yang bisa mewadahi dia berkarya secara jujur sesuai apa yang dia mau. Oleh karena itulah, selepas selesainya kontrak dia bersama mayor label, Ify memutuskan untuk bersolo karir secara indie.
Dan pertanyaan terakhir muncul dari Bisma. Bisma nanya Ify, bagaimana cara Ify mengubah imej dari yang tadinya Ify Blink, dan sekarang jadi Ify Alyssa. Dari yang dulu mungkin malah dikenal sebagai pemain sinetron, sekarang mau konsisten bermusik saja? Ify menanggapi kalau dia menyadari kalau hal ini memang hal yg sulit. Apalagi nama itu udah melekat selama 6 tahun belakangan ini. Ify kini hanya ingin lebih konsisten bermusik saja. Gak lagi seperti dulu, waktu habis untuk hal yang tidak dia inginkan, gak konsisten bermusik. Dia berharap dengan begitu imej barunya sebagai solois akan dikenal. Oleh karena itu Ify sekali lagi mantab bilang bahwa dia ingin terus berkarya jujur sesuai apa kata hatinya.
"Susah banget memang untuk rebranding image. Karakter kan orang lain yang menilai, jadi aku terus berkarya aja terus dengan sendirinya akan kebentuk karakternya. Yang jelas aku ingin ngerjain apa yang benar-benar aku suka," - Ify.
Wah, walau dulu terlihat profesional, gak nyangka juga yaa ternyata seberat itu beban yang dirasakan Ify diharuskan menjalani sesuatu hal yang bukan menjadi passionnya, atau harus membuat karya yang gak sesuai dengan kata hatinya. Tp apapun masa lalu yang sudah dia jalani, Ify menyadari itulah jalan hidup yang harus dilewatinya. Yang terpenting apa yang akan kita jalani ke depannya, gitu kan Fy? :)
Nah, mungkin itu kurang lebih apa yang dibahas dan diungkapkan Ify secara gamblang dalam interviewnya bersama Proud.project. Sampai disini sudah berasa banget yaa, kalau tekad Ify tuh sudah sangat bulat sekali. Dia benar-benar mantab dan fokus dengan jalan yang telah dia pilih, yaitu musik. Pengalaman-pengalaman tak nyamannya di masa lalu, membuat dia kini menjadi jauh lebih menghargai apa yang dia miliki sekarang. Karena hidupnya, dia yang menjalani, maka dialah yang paling berhak menentukan jalan mana yang dia ambil tanpa harus tertekan dengan keputusan orang lain. Semoga jalan yang kamu pilih kini, slalu diberkahi oleh Allah ya Fy, aamiin... :)
Kelar interviewnya, acara berlanjut ke sajian musik dari Ify. Sebelumnya, diputar terlebih dahulu music video GITAR secara perdana sebelum dirilis besok harinya. Konsepnya simple nih, seperti seolah-olah Ify sampai disuatu masa dia sendirian. Dan dalam kesendiriannya dia mengenang, seolah-olah orang yang dia kenang kembali hadir mengulang moment-moment indahnya dulu. Disini yang jadi model MV nya Ify dan Gerald sendiri. Lagu Gitar ini sebenarnya lagu yang cukup sendu. Tapi kemaren waktu pemutaran MV Gitar, gada kesan-kesannya sendu deh, secara penonton yang notabene nya banyak temen-temen Ify dan juga Gerald, tiap nongol scene Gerald gitu malah pada disorakin dan diketawain hihihi... Mungkin pada gak biasa liat seorang Gerald berakting gitu kali yaa hehehe... Eh terus sempet ada kejadian lucu juga. Di depan-depan kan masih syahdu yang nonton diem, eh pas sampai sebelum reff pertama kan ada jeda tuh sebelum lirik yang 'Uuu..uuu... Bagai petikan gitar yang Syahdu', eh ada anak balita dari salah satu IFC yang hadir malah nyanyi kenceng teriak 'Uuu..uuu' duluan. Ini sontak bikin orang satu ruangan ketawa hehehe... Luar biasa emang yaa... IFC sekarang dari segala macam umur, yang balita pun ada hahaha...
Yang mau nonton video clip GITAR, bisa liat di Youtube Ify Alyssa Music, berikut:
Kelar pemutaran VC Gitar, pertunjukkan musik pun dimulai. Gerald Situmorang dan Dika Chasmala pun telah maju ke depan dengan alat musiknya masing-masing, Gerald pada gitar, Dika pada biola, siap menggiringi Ify bernyanyi yang juga telah siap dengan keyboardnya.
Lagu pertama mereka bertiga membawakan lagu ciptaan Ify yang sempat menjadi karya lagu Instrumental perdana yang dibuat Ify untuk ujian di UPH. Lagu Instrumental berjudul "Paper Kites" ini terdengar lebih meriah dengan perpaduan apik dari piano, gitar, dan biola oleh trio ini. Memang cocok sekali sebagai lagu pembuka sebagai pemanasan pertunjukan malam ini... Yang pengen ikut terbawa dengan permainan apik mereka, yuk langsung dilihat videonya di bawah ini ...
Lagu kedua, Ify dkk membawakan lagu "BLOOM"dari Paper Kites. Eh yang ini nama bandnya yah paper kites, kalo yang di atas judul lagu Ify beda lagi hehehe... Suara Ify yang ngademin cocok banget dehh cover lagu ini. Ditambah permainan gitar Gerald yang juga super enak, dan alunan biola Dika yang ngalir banget, jadilah sajian yang kece! Langsung diliat videonya di bawah...
Lagu ketiga Ify bawain lagu ciptaannya lagi. Yang kali ini belum pernah dia kasih denger ke publik nih. Katanya sih ini bakal jadi salah satu lagu yang bakal dia masukin ke bakal album dia nanti. Kali ini Ify meminta bantuan salah satu teman SMAnya, Bella Utami, untuk menulis liriknya. Lagu berbahasa Inggris ini, sekali lagi sangat cocok dengan vokal Ify. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang selalu ingin bersama dengan seseorang yang diinginkannya. "I'll follow you through the crowd, wherever you go, wherever the wind blows". Itu sebait lirik lagu yang begitu manis ini, yang bikin yang denger bakal langsung jatuh cinta deh dengan alunan indah suara Ify. Di Lagu ini Ify nyanyikan dengan cara sangat bertutur, seakan-akan lagi dengerin dia bercerita gitu deh, bikin yang denger jadi ikut terhanyut. Dan Ify berharap pesan lagu ini bisa sampai ke pendengarnya. Mari kita denger sama-sama...
Lagu selanjutnya, Ify dkk membawakan lagu ciptaan Gerald. Sebelum membawakan lagunya, Ify sempet cerita ttg BTS lagu ini nih.. Konon katanya, lagu ini baru diciptakan disela-sela Ify syuting buat VC Gitar dulu. Dan saat Gerald ngasih denger lagu ini dengan Ify, Gerald meminta Ify yang membuat liriknya. Lagu ini diberi judul "Perjalanan Menuju Kesana". Dan menurut Ify, ini sangat kebetulan sekali dia baru saja bermimpi seakan-akan dia sendirian, ditinggal oleh orang-orang sekitar. Mungkin maksudnya kesendirian itu seakan-akan seperti tengah menuju batas akhir kehidupan. Dan berdasarkan mimpi itulah Ify menulis lirik lagu "Perjalanan Menuju Kesana".
Mungkin ini lagu yang cukup sulit. Ini nampak saat selesai membawakannya saja Ify sampe tereak saking leganya udah selesai bawain lagu ini. Cukup strees juga kali yaa dia sampe-sampe teriak saking leganya gitu hehehe... Lagu yang sulit, namun sangat menggugah rasa, yuk diliat videonya... Kynya lagu yang satu ini kece juga Fy dimasukin album, semoga bang Gerald berkenan lagunya dimasukin album hehehe...
Lagu ke-5 Ify membawakan lagu ciptaan Gerald kembali "Time is The Answer" yang ada di album Gerald Sitomorang Trio. Tapi saat pertama kali dirilis, lagu ini cuma instrument doang. Belom ada liriknya. Nah kali ini udah ada liriknya dan pertama kali dinyanyikan oleh Ify di kesempatan intimate concert Gitar ini. Yuk mari dinikmati lagi suguhan selanjutnya...
Lagu ke-6 Ify bawain cover medley 3 lagu disney, yaitu lagu "When She Loved Me" dari OST.Toy Story 2, lalu disambung lagu "Remember Me" dari film COCO, dan ditutup dengan lagu "I See the Light" dari film Tangled. Dan sekali lagi, Ify emang enak kalo udah disuruh cover lagu-lagu Disney. Berasa dinyanyiin lagu sebelum tidur....
Lagu terakhir, sebagai penutup Ify bawain lagu single barunya, apalagi kalau bukan lagu "GITAR". Dan sepertinya untuk pertama kalinya lagu Gitar dibawakan didepan publik bener-bener duet sama Gerald kayak di lagu aslinya hehehe...
Seharusnya sih, lagu di atas udah jadi lagu penutup. Tapi karena pada banyak yang minta nambah lagu, Ify akhirnya ngasih 1 lagu lagi. Padahal Gerald dan Dika sudah turun panggung. Alhasil Ify solo piano deh. Cover bonus terakhir Ify membawakan lagu dari Adele "I Can't Make You Love Me". Penutup yang indah....
Dan kali ini benar-benar sudah kelar. Acara pun ditutup dengan senyum lega dan bahagia yang begitu nampak di wajah Ify. Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar. Alhamdulillah sekali melihat apresiasi orang-orang yang begitu positif dengan apa yang Ify hasilkan. Tak hanya oleh keluarga dan para sahabat, tapi juga sahabat-sahabat musisi lainnya yang sudah pengalaman di dunia permusikan. Lagu-lagu Ify yang dibawakan sepanjang acara ini disambut hangat dan disupport agar dimasukkan dalam album Ify ke depannya nanti.
Bareng temen2 Musisi
Bareng Febby
Bareng temen2 SMA Alizhar
Ify, Mama Gina, dan sepupu2.
Ify & tmn2 IFC
Senanggg banget rasanya bisa liat Ify tampil seperti malam itu. Begitu lepas sekaligus begitu keluar auranya. Liat Ify malam itu seperti dia sudah terlahir kembali. Seluruh tubuhnya seakan-akan ikut berbicara, ikut menjiwai musik yang tengah ia persembahkan. Semoga dengan ini, Ify jauh lebih semangat dalam berkarya, dan karya-karya Ify semakin bisa dikenal luas, hingga Ify bisa semakin mengukuhkan diri sesuai passionnya sejak dulu menjadi penyanyi sekaligus musisi yang handal, aamiinn... Sukses terus Fy, teruslah tulus berkarya dengan hatimu...
Akhir kata, terima kasih teman-teman IFC semua yg sudah slalu setia support dan mendoakan kebaikan Ify slalu. Terima kasih karena tetap slalu percaya pada kemampuan dan segala karya yg Ify berikan. Dan dari kisah Ify kali ini kita bisa petik pelajaran bahwa apapun impian yang kita miliki, lakukanlah dengan jujur seperti apa yang kata hatimu. Tak selamanya melawan arus itu buruk. Jadilah diri sendiri, tanpa harus didikte oleh orang lain. Percayalah, hal-hal positif akan datang dengan sendirinya jika kita percaya pada karya kita sendiri. Stay Positive, guys! :D